Barbara Hoskins, Saya mengalami problem Chronic Respiratory Insuffiency (ketidakcukupan pernafasan kronis) yang sangat parah, saya telah melakukan
pneumonectomy (Pemotongan Paru-Paru) pada usia 10 tahun, dan setahun kemudian mulai mengalami scoliosis (pembengkokan tulang belakang). "Tulang belakang saya melengkung" 100 derajat, disertai deformasi (perubahan bentuk) dibanding rongga dada. Pada tahun 1974 Harrington Rods (sebentuk pin) disisipkan kedalam tubuh saya dan mampu memperbaiki sedikit deformasi yang terjadi. Selain itu saya juga menderita beberapa jenis alergi yang parah.
Sampai bulan juni 1995
paru-paru saya hanya
berfungsi 82%; kondisi ini
kemudian berubah menjadi 25% saja. Dr. Duguid (dokter spesialis pernafasan) memberitahu bahwa kondisi saya semakin memburuk dan
tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan bagi saya.
Obat-obatan yang saya gunakan:
Theo-Dur tabs 200 mg to 300 mg bid
Ventolin tabs 4 mg bid to bid
Atrofent Puffer 4 puffs bid
Bechloforte Puffer 4 Puffs bid
Berotec Puffer 2 Puffs PM
Ventolin Nebulizer
Dari waktu ke waktu saya harus menggunakan
Predinsone, dan sering dibawa ke UGD kalau penyakit saya kambuh. Saya bahkan
harus menggunakan tabung oksigen jika hendak keluar rumah.
Tiga tahun terakhir ini saya sering mengalami
sakit pada tulang ekor,
pinggul dan kaki, yang diakibatkan oleh
karena kurang tidur. Tahun lalu saya masuk rumah sakit, tetapi paramedis mengatasi masalah pernafasan serta sakit yang saya derita, karena problem ini diakibatkan oleh operasi dan jaringan otot yang rusak.
Saudara laki-laki saya memberitahu saya mengenai Jus Noni yang diketahuinya dari seorang perawat di New Brunswick. Ketika itu saya tidak percaya jus ini akan dapat mengatasi masalah pernafasan serta sakit yang saya derita, karena problem ini diakibatkan oleh operasi dan jaringan otot yang rusak.
Saya mulai
mengkonsumsi Jus Noni pada tanggal 20 Maret 1997, Saya mulai hari pertama dengan dosis 1 ons, dan menambah 1 ons pada hari kedua. Pada tanggal
28 Maret 1997, Saya menyadari bahwa
kelelahan yang saya alami telah
berkurang, dan saya merasa
lebih sehat. Kemudian saya juga mendapati bahwa saya
bisa tidur nyenyak sepanjang malam, karena
kaki,
pinggul serta
tulang ekor saya
sudah tidak mengganggu lagi. Saya terbebas dari rasa sakit. Dulu juga mengalami masalah pada lutut dan bahu kiri saya, serta rasa sakit pada siku tangan saya. Sekarang saya sudah
tidak perlu suntikan untuk meredakan sakit di bahu kiri saya. Sekarang lutut dan lengan tangan saya sudah tidak sakit lagi.
Pada tanggal 6 April 1997, mulai muncul
stres pada pernafasan saya. Saya perlu berusaha keras selama beberapa hari untuk sekedar bisa beras di sekitar rumah. Pada tanggal 8 April, saya dibawa ke UGD karena nafas putus-putus sehingga mengakibatkan saya sulit bicara. Dokter memerintahkan untuk melakukan
Blood Gases (pemeriksaan gas darah), sinar-X, serta pemeriksaan level oksigen. Dokter mengatakan bahwa tidak bisa memberikan apapu kepada saya, karena level gas dalam darah serta level oksigen saya 97 dan 98, sementara hasil pemeriksaan sinar-X menunjukkan bawah saya bersih.
Dokteritu mengatakan ia
tidak tahu kenapa saya sampai mengalami kesulitan bernafas seperti itu. Dokter tersebut mengijinkan saya pulang dan menganjurkan untuk menemui Dr. Duguid secepatnya.
Ketika sedang menunggu giliran bertemu dengan Dr. Duguid, saya sempat bercakap-cakap dengan seorang wanita yang bekerja pada perusahaan yang memproduksi Jus Noni. Saya menceritakan kepadanya mengenai masalah kesehatan saya, obat-obat saya, serta kekhawatiran saya akan adanya kandungan dalam jus yang mungkin telah mempengaruhi obat yang saya gunakan. Ia memberitahu bahwa Jus Noni hanya terdiri dari 85% buah noni, termasuk buah citrus, jus anggur putih dan jus blueberrry.
Buah Noni merangsang peningkatan sistem kekebalan tubuh, regenerasi sel, serta pertumbuhan sel baru. Ia menyarankan saya untuk menemui dokter, memintanya untuk mengurangi dosis obat, serta memintanya untuk memonitor perkembangan selanjutnya dengan cermat . Beberapa jam setelah mengurangi tablet
Theo-Dur dan
Ventolin menjadi setengahnya, dalam dada saya terjadi 7 atau 8 kali suara letupan. Saya merasa setiap terjadi letupan, saya menjadi lebih mudah bernafas. (kantung udara) dalam paru-paru. Beberapa
alveolus tersebut mengalami peremajaan dan membuka kembali (ditunjukkan dengan bunyi letupan), yang pada saatnya mengalirkan lebih banyak aliran udara serta meningkatkan fungsi
paru-paru. Proses bernafas saya banyak mengalami peningkatan. Saya telah menghentikan penggunaan tablet
ventolin Theo-Dur,
masker ventolin,
puffer ,
Becloforte dan dan hanya menyisakan 1
puffer dan
flowvent.
Biasanya saya
alergi terhadap kucing dan anjing. Tetapi beberapa waktru terakhir ini saya pernah beberapa kali berdekatan dengan kucing ataupun anjing namun tidak menimbulkan reaksi alergi.
Dr. Duguid meminta saya untuk menghentikan penggunaan obat dan meneruskan mengkonsumsi Jus Noni.
Selama bertahun-tahun setelah
pneumonectomy, paru-paru saya
berfungsi 28%. Pada bulan Juni 1995
kapasitasnya berkurang menjadi 25% saja. Pada tanggal 6 Juni 1997,
setelah 2 bulan dan 3 minggu menggunakan Jus Noni dan 1
puffer (obat yang disemprot/hidup lewat mulut),
fungsi paru-paru saya meningkat menjadi 32%.
Saat ini kapasitas paru-paru saya 46% untuk satu paru-paru. Bahkan saya sudah bisa mengurangi dosis
Noni saya.
Saya katakan pada Anda atau siapapun, bahwa jika Noni hanya memberikan pada Anda setengahnya saja dari yang telah diberikannya pada saya, maka Anda sudah menjadi orang yang berbeda!